Ayo Mulai Belajar!

Perhatikan video 360 pembakaran batu gamping berikut ini!

  Di Kabupaten Malang terdapat daerah yang memproduksi kapur tohor (CaO), yang banyak dimanfaatkan dalam industri bahan bangunan. Kapur tohor dibuat dari pembakaran batu gamping (CaCO₃), yaitu batuan keras hasil pengendapan organisme laut seperti kerang, siput, cangkang, dan koral. Proses pembakaran dilakukan pada suhu tinggi dengan menggunakan bahan bakar, bahkan ada yang menggunakan sampah plastik. Namun, penggunaan sampah plastik sebagai bahan bakar menimbulkan masalah lingkungan karena dapat menghasilkan gas beracun dan CO₂ yang berkontribusi terhadap pemanasan global dan berdampak buruk bagi kesehatan.

  Untuk memperoleh kapur tohor berkualitas tinggi dengan kadar CaO sekitar 90%, batu gamping harus dibakar secara terus-menerus pada suhu 900–1000°C selama 16–50 jam. Pembakaran tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat karena proses penguraian batu gamping menjadi kapur tohor membutuhkan energi panas yang besar dan waktu yang cukup agar reaksi dekomposisi berlangsung sempurna.

  Mengapa pembakaran batu gamping harus dilakukan secara terus-menerus untuk menghasilkan kapur tohor?