Lari sejauh 42 kilometer, yang dikenal sebagai full marathon, termasuk olahraga dengan intensitas tinggi. Aktivitas ini bermanfaat bagi kesehatan jantung dan sistem peredaran darah, namun juga memiliki risiko, salah satunya adalah dehidrasi akibat banyaknya cairan tubuh yang hilang melalui keringat. Kehilangan cairan tersebut dapat mengganggu fungsi tubuh, sehingga diperlukan asupan air dan makanan yang memadai untuk mengembalikan kondisi tubuh. Salah satu cara efektif untuk memulihkan energi setelah berolahraga adalah dengan mengonsumsi minuman isotonik.
Mengapa pelari full marathon dianjurkan untuk mengonsumsi minuman isotonik?
Mengapa minuman yang dikonsumsi bukan minuman yang terlalu encer atau terlalu pekat?